• http://www.axi.com/int
  • http://www.axi.com/eu
  • http://www.axi.com/uk
  • http://www.axi.com/au
  • http://www.axi.group/ar-ae
  • http://www.axi.group/en-ae
  • http://www.global-edge.info/cn
  • http://www.axi.com/es-mx
  • http://www.axi.com/fr-ma
  • /id
  • http://www.axi.com/it-ch
  • http://www.axi.com/kr
  • http://www.axi.com/pt
  • http://www.axi.com/th
  • http://www.axi.com/tw
  • http://www.axi-global.com/vn
  • http://www.axi.com/zh-au
  • http://www.axi.com/jp
  • http://www.axi.com/za
  • http://www.solarisih.com/vu
  • http://www.global-edge.info/chn
Form not found

Apa yang dimaksud dengan trading mata uang kripto dan bagaimana cara trading kripto?

Cryptocurrencies /
Milan Cutkovic
Cryptocurrency Trading Guide

Apa yang dimaksud dengan mata uang kripto?

Kripto adalah mata uang digital atau virtual yang menggunakan kriptografi untuk mengamankan dan memverifikasi transaksi dan mengontrol pembuatan unit mata uang baru. Karena hanya tersedia secara digital, mata uang kripto tidak memiliki bentuk fisik seperti uang kertas atau koin.

Tidak seperti mata uang konvensional, yang biasanya diterbitkan dan diatur oleh otoritas pusat, seperti Federal Reserve AS atau Bank Sentral Eropa, mata uang kripto bersifat terdesentralisasi. Artinya, mata uang kripto beroperasi secara independen dari bank sentral dan dikelola oleh jaringan komputer di seluruh dunia.

Mata uang kripto pertama dan terbesar dalam kapitalisasi pasar adalah Bitcoin. Mata uang kripto ini diciptakan pada 2009 oleh seseorang atau kelompok dengan nama samaran Satoshi Nakamoto, dan sejak saat itu, ribuan mata uang kripto lainnya telah dikembangkan.

 

Apa yang dimaksud dengan pasar kripto?

Pasar mata uang kripto sama seperti pasar trading finansial lainnya seperti forex, komoditas, dan saham. Pasar ini terdiri dari berbagai macam mata uang kripto, seperti Bitcoin, Ethereum, dan banyak lagi, dengan pembeli dan penjual yang memperdagangkan kripto secara bersamaan. Karena permintaan untuk setiap mata uang kripto berfluktuasi, begitu pula harga aset yang mendasarinya di pasar. Karena pasar mata uang kripto buka 24 jam sehari, harganya pun terus berubah.

Pasar mata uang kripto memiliki reputasi sebagai pasar yang volatil dan rentan terhadap pergerakan harga yang drastis. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk:

  • Regulasi: Selain peraturan MiCA di Eropa (berlaku efektif pada akhir 2024), industri mata uang kripto saat ini masih belum diatur, yang berarti tidak ada otoritas pusat atau badan pengatur yang menetapkan peraturan mengenai penggunaan kripto. Hal ini dapat menyebabkan perubahan harga secara tiba-tiba karena peristiwa berita atau sentimen pasar.
  • Sentimen pasar: Dengan tidak adanya badan pengatur, pasar kripto digerakkan oleh sentimen pasar, yang berarti perubahan kolektif dalam pandangan dan emosi investor dapat menyebabkan fluktuasi harga secara tiba-tiba.
  • Penawaran dan permintaan: Meskipun virtual, mata uang kripto diciptakan dengan jumlah pasokan yang terbatas, dengan beberapa mata uang kripto, seperti Bitcoin, memiliki jumlah pasokan maksimum yang tetap. Artinya, perubahan permintaan terhadap mata uang kripto tertentu dapat menyebabkan pergerakan harga yang besar.
  • Perkembangan teknologi: Karena teknologi yang mendasari mata uang kripto, seperti blockchain, masih terus berkembang, perkembangan baru dapat memengaruhi pasar dengan cepat.
  • Spekulasi: Banyak orang membeli dan menjual mata uang kripto untuk berspekulasi, yang berarti mereka tidak terlalu tertarik dengan teknologi di balik mata uang kripto tersebut daripada menghasilkan profit. Hal ini dapat menyebabkan pergerakan harga yang tiba-tiba karena investor membeli dan menjual menurut ekspektasi, bukan berdasarkan analisis pasar.

 

Apa yang dimaksud dengan trading mata uang kripto?

Trading mata uang kripto adalah ketika Anda membeli atau menjual mata uang digital dengan tujuan menghasilkan profit dari perubahan nilai aset acuan.

Trading mata uang kripto berbeda dengan investasi langsung dalam mata uang kripto. Misalnya, jika Anda menginvestasikan uang secara langsung dalam mata uang kripto, Anda hanya dapat memperoleh profit apabila harga jual lebih tinggi dari harga beli.

Trading CFD Kripto melibatkan spekulasi pergerakan harga mata uang kripto tanpa harus memiliki aset acuan. Dalam hal ini, trader membuat kontrak dengan broker untuk menukar selisih harga mata uang kripto antara saat pembukaan dan penutupan trading. Artinya, Anda bisa mendapatkan profit hanya dari pergerakan harga mata uang kripto, tanpa perlu mengkhawatirkan masalah lain yang terkait dengan kepemilikan aset, seperti keamanan, penyimpanan, dan aksesnya.

 

Bagaimana cara kerja trading mata uang kripto?

Ada dua cara untuk mendapatkan profit dari mata uang kripto. Pertama, dengan menggunakan dompet digital untuk membeli mata uang kripto pada harga pasar saat ini, seperti berinvestasi saham. Setelah memiliki mata uang kripto tersebut, Anda mendapat profit dengan menjualnya pada harga yang lebih tinggi dari harga beli.

Atau, Anda juga dapat trading mata uang kripto sebagai CFD. Cara ini sama dengan trading FX dan komoditas, ketika Anda tidak memiliki aset ‘fisik’, tetapi trading berdasarkan pergerakan harga, yang berarti Anda bisa mendapat profit saat harga naik atau turun.

Karena trading CFD mata uang kripto memungkinkan Anda menggunakan leverage, dengan modal kecil, Anda dapat membuat trading yang bernilai besar. Misalnya, jika Anda memiliki $1.000 di akun trading dengan leverage 1:100, Anda dapat membuka trading senilai $100.000 Perhatikan bahwa walau leverage dapat memberikan hasil yang tinggi, leverage juga dapat meningkatkan risiko.

Untuk memahami cara kerja trading CFD kripto, gunakan contoh sederhana berikut ini:

Anda ingin trading Bitcoin, yang saat ini seharga $50.000. Anda yakin harga akan naik, jadi Anda memutuskan untuk mengambil posisi long (beli) Bitcoin. Anda kemudian membuat kontrak dengan broker untuk menukar selisih antara harga saat ini di $50.000 dengan harga masa depan, yaitu harga saat Anda menutup trading.

Misalkan harga naik, dan Anda menutup posisi ketika harga Bitcoin mencapai $60.000. Selisih harga $10.000 antara saat Anda membuka dan menutup trading akan menjadi profit Anda. Namun, Anda akan mengalami kerugian apabila harga Bitcoin turun.

Trading CFD memungkinkan Anda mendapat profit bahkan saat harga pasar turun. Dalam hal ini, jika Anda yakin harga Bitcoin akan turun, Anda dapat membuka posisi short (jual). Jika harga pasar benar-benar turun, Anda akan mendapat profit. Namun, dalam kasus ini, Anda akan merugi apabila harga pasar naik.

 

Mengapa Anda harus trading mata uang kripto?

Karena tidak ada kepemilikan aset dalam trading mata uang kripto, Anda dapat memulai trading dengan modal yang relatif kecil dan belajar trading tanpa harus menghadapi rumitnya investasi finansial konvensional, seperti saham dan komoditas.

Beberapa trader juga lebih menyukai sifat volatilitas pasar kripto yang tinggi dibandingkan pasar konvensional, mengingat leverage dapat menghasilkan profit trading yang lebih besar. Namun, perlu diingat bahwa ketika menggunakan leverage, keuntungan dan kerugian akan meningkat, jadi Anda harus menerapkan manajemen risiko yang baik.

 

Bagaimana cara trading mata uang kripto?

Pasar kripto dapat diakses oleh siapa saja yang memiliki akses internet dan komputer atau smartphone. Trading CFD kripto dapat dilakukan setiap saat (24/7), dan Anda dapat memulai trading dengan dana relatif kecil. Berikut adalah panduan lengkap mengenai cara trading mata uang kripto menggunakan CFD:

  • Pilih broker tepercaya: Cari broker yang teregulasi, memiliki reputasi baik di pasar, dan menawarkan berbagai produk kripto yang ingin Anda perdagangkan.
  • Buka akun: Biasanya proses ini mudah dan gratis. Perhatikan bahwa broker dengan reputasi baik akan meminta Anda memverifikasi identitas sebagai bagian dari perlindungan keamanan dan penipuan.
  • Danai akun Anda: Setelah membuka akun, Anda perlu melakukan deposit dana untuk trading. Sebagian besar broker menerima deposit dalam mata uang populer, termasuk USD, EUR, dan GBP, tetapi beberapa juga menerima mata uang kripto.
  • Pilih mata uang kripto untuk diperdagangkan: Sebagian besar broker menawarkan mata uang kripto populer, termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Litecoin, tetapi Anda juga dapat mencari kripto baru.
  • Tentukan strategi trading Anda: Sebelum membuka posisi, Anda perlu menentukan strategi trading. Anda perlu memutuskan jumlah dana yang ingin diinvestasikan, menetapkan order stop-loss dan take-profit, dan menentukan toleransi risiko Anda. Anda juga harus mempertimbangkan seberapa besar kerugian yang siap Anda tanggung apabila trading tidak sesuai harapan.
  • Buat trading: Setelah menentukan strategi trading, Anda dapat membuat trading! Anda perlu memilih jumlah dana yang ingin diinvestasikan, memilih arah trading (beli atau jual), dan menentukan order stop-loss dan take-profit.
  • Pantau trading Anda: Setelah trading terbuka, Anda perlu memantaunya untuk memastikan trading berjalan sesuai harapan. Anda dapat menutup trading setiap saat, baik untuk mengambil untung maupun membatasi kerugian.

Secara umum, jika Anda baru memulai trading kripto, penting untuk mengedukasi diri Anda mengenai cara kerja pasar tersebut dan risiko yang menyertainya. Anda juga harus mempertimbangkan untuk memulai investasi Anda dengan modal kecil untuk mengantisipasi kerugian.

 

Kelebihan trading mata uang kripto

Trading mata uang kripto memiliki beberapa kelebihan dibandingkan bentuk investasi finansial konvensional, termasuk:

  • Volatilitas tinggi: Pasar mata uang kripto sangat fluktuatif, yang berarti ada peluang untuk mendapatkan profit besar jika Anda melakukannya dengan benar. Perhatikan bahwa volatilitas yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko kerugian.
  • Kemudahan akses: Asalkan Anda memenuhi kriteria untuk membuka akun trading di broker, trading mata uang kripto dapat dilakukan oleh siapa saja yang memiliki jaringan internet dan komputer atau smartphone.
  • Trading setiap saat (24/7): Tidak seperti pasar lainnya, yang tutup pada akhir hari trading dan tutup malam hari, pasar kripto yang terdesentralisasi tetap buka sampai 24 jam.
  • Biaya rendah: Biaya trading mata uang kripto umumnya lebih rendah dibandingkan dengan pasar keuangan konvensional.
  • Desentralisasi: Pasar mata uang kripto terdesentralisasi, artinya tidak ada otoritas pusat yang mengaturnya.
  • Sekuritas: Karena dibangun di atas teknologi blockchain, mata uang kripto bersifat aman dan terlindung dari penipuan.
  • Diversifikasi: Menambahkan mata uang kripto dapat membuat portofolio investasi Anda lebih terdiversifikasi sekaligus menjadi cara efektif untuk mengelola risiko.

 

Kekurangan trading mata uang kripto

Ada beberapa kekurangan dalam trading mata uang kripto, termasuk:

  • Volatilitas: Meskipun volatilitas tinggi dapat membawa keuntungan besar, tetapi juga dapat menyebabkan kerugian yang signifikan.
  • Rendahnya likuiditas: Beberapa mata uang kripto memiliki likuiditas rendah, membuatnya sulit untuk dibeli dan dijual tanpa memengaruhi harga secara signifikan.
  • Kurangnya regulasi: Karena pasar mata uang kripto umumnya tidak diregulasi, ada risiko ketidakpastian dan akuntabilitas apabila terjadi peristiwa atau kondisi pasar yang buruk.
  • Risiko keamanan siber: Bursa mata uang kripto dan dompet digital rentan terhadap peretasan dan pelanggaran keamanan lainnya, yang berpotensi membahayakan aset trader.
  • Kerumitan: Teknologi terkini di balik mata uang kripto tergolong rumit, menyulitkan trader pemula untuk memahami dan menggunakannya.

 

Perbedaan antara investasi vs. trading kripto

Karena istilah “investasi” dan “trading” sering digunakan secara bersamaan, Anda mungkin mengira keduanya adalah hal yang sama. Namun, berinvestasi dalam mata uang kripto berbeda dengan melakukan trading.

Berinvestasi dalam mata uang kripto adalah strategi jangka panjang yang membutuhkan pemahaman fundamental tentang koin digital, membuka akun di bursa kripto untuk membeli koin, dan menyimpannya di dompet mata uang kripto yang aman. Jadi, investor harus memiliki pengetahuan teknis untuk mentransfer dan menyimpan mata uang kripto saat memasuki pasar dengan tujuan menyimpan koin selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun hingga tujuannya tercapai.

Di sisi lain, trading adalah strategi jangka pendek yang berfokus pada pergerakan harga harian mata uang kripto. Trader, yang tidak memiliki kepemilikan aset acuan, lebih mementingkan volatilitas. Hal ini memungkinkan trader untuk berspekulasi mengenai harga koin dalam jangka waktu yang singkat. Tidak seperti investor, trader utamanya berfokus pada analisis teknis dan pemilihan waktu pasar.

 

Siap untuk melakukan perdagangan dengan keunggulan Anda?

Bergabunglah dengan ribuan pedagang dan perdagangkan CFD pada forex, saham, indeks, komoditas, dan kripto!

 

 

Informasi ini tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi; atau penawaran untuk membeli atau menjual; atau permintaan penawaran untuk membeli atau menjual sekuritas, produk keuangan, atau instrumen apa pun; atau untuk mengikuti strategi trading apa pun. Informasi ini disusun tanpa mempertimbangkan tujuan, situasi keuangan, atau kebutuhan Anda. Referensi apa pun ke kinerja dan prakiraan masa lalu bukanlah indikator yang dapat menjamin hasil di masa mendatang. Axi tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas keakuratan dan kelengkapan konten dalam publikasi ini. Pembaca harus mencari sarannya sendiri.

FAQ


Apa yang dimaksud dengan bitcoin?

Bitcoin adalah mata uang kripto pertama dan masih menjadi yang paling terkenal. Bitcoin menggunakan teknologi blockchain untuk menyediakan mata uang digital yang sangat aman dan terdesentralisasi.

Sejak awal kemunculannya, bitcoin telah diterima sebagai sarana penyimpan nilai dan alat tukar. Bitcoin dapat diperdagangkan secara terbuka di pasar sebagai CFD, mirip dengan mata uang dan komoditas lainnya, bersama dengan mata uang kripto lainnya seperti Litecoin, Ethereum, Ripple, dan banyak lagi.


Apa yang dimaksud dengan blockchain?

Blockchain adalah teknologi yang mendasari transaksi mata uang kripto dan membantu membuatnya aman. Blockchain adalah jaringan komputer terdesentralisasi yang mencatat rangkaian transaksi dan, pada saat yang sama, membuat rantai catatan tersebut dapat diakses oleh semua pengguna di dalam jaringan.

Setiap kali sebuah transaksi baru dicatat, sebuah salinan dari blok data baru ini ditambahkan ke dalam rantai dan diperbarui di setiap komputer dalam jaringan. Jadi, meskipun tidak diatur oleh otoritas resmi, transparansi teknologi blockchain memungkinkan pengawasan yang mudah terhadap segala upaya yang ingin merusak transaksi atau catatan.


Apa yang dimaksud dengan penambangan kripto?

‘Penambangan’ adalah proses ketika unit baru mata uang kripto memasuki peredaran. Anda dapat menganggapnya seperti cara bank sentral mencetak mata uang konvensional. Namun, prosesnya tidak melalui mesin cetak, melainkan melalui proses teknologi yang rumit menggunakan sumber daya komputasi yang besar untuk memecahkan persoalan matematika yang kompleks.

Ketika para penambang bekerja, mereka bertindak sebagai auditor resmi, memverifikasi blok-blok transaksi mata uang digital untuk memastikan bahwa tidak ada yang mencoba menggunakan koin yang sama dua kali. Para penambang diberi imbalan berupa unit (atau sub-unit) mata uang digital yang baru diproduksi sebagai pembayaran atas kontribusi mereka dalam memastikan keabsahan mata uang secara keseluruhan.


Apakah trading CFD kripto aman?

Trading CFD mata uang kripto mirip dengan trading instrumen finansial lain seperti valuta asing, emas, minyak, atau indeks saham. Ini karena Anda tidak benar-benar membeli aset acuan, melainkan hanya memperdagangkan perubahan harga.  

Sebagai seorang trader, sangat penting untuk mengingat bahwa setiap aset rentan terhadap dinamika dan perilaku pasar yang berbeda (misalnya, ada aset yang lebih volatil daripada aset lainnya). Inilah sebabnya mengapa penting untuk memiliki pengetahuan pasar yang umum serta analisis teknis dan fundamental. Selain itu, Anda harus menggunakan fitur yang ada di platform trading untuk melindungi akun Anda, seperti stop-loss dan take-profit, saat trading instrumen finansial. Anda juga harus memiliki strategi manajemen risiko yang baik. 


Berapa modal awal yang Anda perlukan untuk trading mata uang kripto?

Kelebihan utama trading CFD mata uang kripto adalah modal yang dibutuhkan relatif kecil, misalnya $100, sudah cukup untuk memulai trading ini. Semua ini dimungkinkan berkat penggunaan leverage. Misalnya, jika Anda menggunakan leverage 1:100 pada akun senilai $100, Anda dapat membuka posisi senilai $10.000. Perhatikan bahwa meskipun ada potensi keuntungan besar, leverage juga dapat meningkatkan risiko kerugian Anda. 

Ketika memutuskan jumlah uang yang akan digunakan untuk trading, Anda perlu mempertimbangkan toleransi risiko secara keseluruhan. Mata uang kripto adalah salah satu kelas aset yang paling berisiko dan volatil, sedangkan kelas aset lainnya lebih stabil dan tidak terlalu bergejolak. Dengan mengetahui seberapa besar risiko yang sanggup Anda tanggung, Anda dapat memutuskan pasar mana yang dituju dan berapa banyak uang yang diperlukan. 


Apakah saya memerlukan dompet kripto untuk trading mata uang kripto dengan Axi?

Tidak, trading CFD mata uang kripto bersama Axi tidak memerlukan dompet kripto karena Anda hanya melakukan spekulasi pergerakan harga mata uang kripto, bukan memiliki asetnya.

Perlu diingat juga bahwa ada risiko khusus yang perlu dipertimbangkan ketika menggunakan dompet digital untuk trading mata uang kripto melalui bursa, termasuk:

  • Dompet digital rentan untuk diretas dan dicuri, mengingat ada beberapa kejadian ketika bursa kripto diretas dan mata uang kriptonya dicuri.
  • Karena mata uang kripto didasarkan pada teknologi terdesentralisasi, tidak ada badan pengawas pusat yang mengatur bursa atau praktik pasarnya. Hal ini membuat Anda berpotensi menghadapi risiko penipuan dan praktik buruk, tanpa adanya jaminan pertanggungjawaban.


Apa saja mata uang kripto yang dapat diperdagangkan di Axi?

Axi menawarkan berbagai macam produk trading mata uang kripto, termasuk Bitcoin, Ethereum, Litecoin, Ripple, dan banyak lagi. Untuk daftar lengkap dan terbaru dari produk kripto yang ditawarkan, kunjungi Jadwal Produk kami.



Milan Cutkovic

Milan Cutkovic

Milan Cutkovic memiliki pengalaman trading dan analisis pasar di bidang forex, indeks, komoditas, dan saham selama lebih dari delapan tahun. Beliau adalah salah satu trader pertama yang diterima dalam program Axi Select yang mengidentifikasi trader yang sangat berbakat dan membantu pengembangan profesional mereka.

Selain sebagai seorang trader, Milan juga menulis analisis harian untuk komunitas Axi, memanfaatkan pengetahuannya yang luas tentang pasar keuangan untuk memberikan wawasan dan komentar yang unik. Antusiasmenya dalam membantu trader lain meningkatkan kesuksesan dalam trading mereka diwujudkan dengan membagikan keahliannya dalam penulisan eBook trading yang komprehensif dan secara rutin menerbitkan artikel pendidikan di blog Axi. Karyanya sering dikutip di surat kabar dan portal media internasional terkemuka.

Milan sering dikutip dan disebutkan dalam banyak publikasi keuangan, termasuk Yahoo Finance, Business Insider, Barrons, CNN, Reuters, New York Post, dan MarketWatch.

Temui beliau di: LinkedIn


Siap untuk melakukan perdagangan dengan keunggulan Anda?

Mulai berdagang dengan broker global yang telah memenangkan penghargaan.

Coba Demo Gratis Buka Akun Live